Pelaksanaan Yudisium Sarjana Hukum, Fakultas Hukum Unilak Periode - LX

Minggu, 09 Agustus 2020
pelaksanaan--yudisium-sarjana-hukum-fakultas-hukum-unilak-periode--lx

Fakultas Hukum Unilak Gelar Yudisium Periode - LX ditengah Pandemi Covid 19 pada Kamis, 23 Juli 2020. Yudisium kali ini berbeda dengan sebelumnya, yudisium kali ini dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan, seluruh peserta dan tamu undangan di cek suhu tubuh, diberi Hensainitaizer dan wajib memakai masker.

Kegiatan ini dihadiri oleh wakil rektor II Unilak, Hardi.SE.MM, wakil dekan I Muhammad Azani, S.Thi.Msi, wakil dekan II Yetti.SH.MHum.PhD. wakil dekan III Irfansyah.S.Pi.SH.MH,  rektor Unilak 2015-2019 Dr.Hj.Hasnati, kaprodi,IKA alumni, mitra Fakultas dan dosen di lingkungan Unilak.

Yudisium yang dilaksanakan di Gedung III Fakultas Hukum di ikuti oleh 50 orang peserta, dengan demikian sejak berdirinya pada tahun 1982 sampai pada saat ini Fakultas Hukum Unilak yang saat ini sudah berakreditasi A telah meluluskan 5.746 Sarjana Hukum.

Dalam sambutannya Dekan Fakultas Hukum memberikan selamat kepada peserta yudisium dan beliau uga berharap bahwa ke 50 peserta tersebut dapat bergabung kedalam IKA alumni.

“Selamat kepada yang menjalani yudisium hari ini. Semoga dapat mengimplementasikan ilmu di tengah masyarakat, dan mampu menjaga nama baik. Saya sarankan untuk dapat bergabung dalam ikatan alumni fakultas dan ini penting untuk kemajuan fakultas. Saat ini akreditasi hukum berakreditasi A, dan salah satu indikator untuk akreditasi adalah tracer study (pelacakan jejak alumni)” ujar Dr. Fahmi selaku Dekan Fakultas Hukum Unilak (Kamis,23/07/2020).

Selain itu Dr.Fahmi juga menambahkan, bahwa Yudisium adalah Pengukuhan seorang mahasiswa yang dianggap telah memenuhi syarat lulus program studi. Sejak tahun 1982 Fakultas Hukum Unilak telah meluluskan 5746 alumni yang tersebar di berbagai pelosok tanah air dan luar negeri. Dan berperan dalam pembangunan baik di posisi legislatif, eksekutif, yudikatif dan lain lain. Hal ini menunjukkan peran alumni fakultas hukum diakui di masyarakat.

Sementara itu, WR II dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada peserta Yudisium, dan juga menyemangati agar mereka tetap semangat karena ini masih merupakan langkah awal dan akan lebih banyak tantangan lagi yang akan dihadapi. "ini merupakan langkah awal memulai semuanya dan kedepannya tentunya akan semakin banyak tantangan, tetap semangat dan semoga sukses". Ujar Hardi.

Selain itu, WR II juga menambahkan bahwa akan dilakukan Wisuda dengan metode drive thru lengkap dengan protokol kesehatan. Peserta wisuda agar memperhatikan tata tertib dan jadwal wisuda drive thru ini. ''Unilak memiliki program Pascasarjana Magister Hukum.  Jika ingin melanjutkan tentunya lebih baik tetap di rumah kita ini,  Universitas Lancang Kuning,''  tambahnya.

Dalam Yudisium kali ini juga ditemui Natanael Manullang yang berhasil menjadi pemuncak dan berhasil meraih IPK 3,89. Bukan hanya sebagai pemuncak namun Natanael juga berhasi menyelesaikan studinya dalam waktu 3,5 tahun. Pada sesi terakhir acara tersebut Natanael diberikan penghargaan oleh dekan sebagai pemuncak pada Yudisium tersebut.

Natanael mengatakan bahwa dirinya bangga menjadi pemuncak, beliau berterimakasih kepada orang tua yang telah mendukungnya dari awal dan juga dosen yang telah memberikan ilmunya.

"saya berpesan bahwa dalam kondisi dan keadaan seperti ini tetaplah semangat dan tetap belajar untuk meraih cita - cita kita". Ujar Natanael